• 21 Nov 2010 /  Uncategorized

    Jaringan Internet dan Jaringan Menurut Sosiologi
    Jaringan Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.
    Jaringan menurut sosiologi adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.
    Analisis jaringan sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Jaringan sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
    Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.
    Dari sedikit uraian diatas kita dapat lihat persamaan sekaligus perbedaan antara jaringan internet dengan jaringan menurut sosiologi. Dilihat dari persamaannya, keduanya merupakan suatu sisttem yang menghubungkan antara individu dengan individu,individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok lainnya. Jika dilihat dari perbedaannya, coba anda lihat di bawah ini.
    Jaringan Internet
    Jaringan sosial

    -Melalui perantara jasa penyedia layanan internet
    -Dapat kontak langsung dan juga tidak lansung

    -Hubungan Bersifat maya
    -Hubungan Bersifat nyata

    -Dapat terhubung dengan warga dunia secara cepat, efisien, dan murah
    …… -jika jaringan lebih luas maka waktu dan biaya untuk berkomunikasi lebih lama dan mahal
    ……..

    Belva Hendry lukmana
    D0310014
    Sosiologi B 2010

  • 21 Nov 2010 /  Uncategorized

    Lebih Baik Beriklan Dimana?
    Situs jejaring Sosial Facebook dan Twitter merupakan Situs jejaringan terbesar di Indonesia bahkan di dunia yang penggunanya mencapai puluhan juta. Dengan alasan itu banyak perusahaan yang tertarik menggunakannya sebagai lahan iklan untuk produk maupun jasa mereka. Hingga saat ini semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter sebagai media beriklan atau kampanye komersial. Lantas jika mau dibandingkan, lebih efektif mana? beriklan di Facebook atau Twitter?
    Menurut Pengamat media sosial mengatakan, percakapan di Twitter dan Facebook memiliki arah yang berbeda. Jika digunakan sebagai kampanye komersial atau sarana beriklan, Facebook dikatakan olehnya akan lebih efektif.
    “Dilihat secara kasat mata saja, Facebook menyediakan platform yang lebih mendukung untuk beriklan ketimbang Twitter,” kata Nukman saya kutip dari detikINET, Kamis (04/11/2010).
    Selain itu, menurut saya hal ini juga dipengaruhi oleh perbedaan arah komunikasi antara Facebook dan Twitter. Facebook dinilai memiliki platform yang lebih lengkap sehingga memudahkan pengiklan. Dan juga di Indonesia sendiri pengguna facebook lebih banyak dan lebih familiar dari pada twitter.
    Akan tetapi sebuah tweet bisa direspons oleh siapa saja dan umumnya bahan pembicaraan sering tidak fokus karena melebar kemana-mana., sifat Twitter yang lebih cepat dalam menyampaikan informasi lebih cocok jika digunakan untuk untuk mengupdate setiap kata yang akan anda keluarkan dari mulut.

    Belva Hendry Lukmana

  • 19 Nov 2010 /  Uncategorized

    Percakapan di Twitter dan Facebook memiliki arah yang berbeda. Hal ini menyebabkan Tweeps (pengguna twitter) dan Facebooker(pengguna facebook) memiliki ‘tabiat’ berbeda pula saat berkomunikasi di dua jejaring sosial itu. Apa perbedaannya?

    Percakapan di Facebook umumnya didasari oleh rasa pertemanan, terikat oleh hubungan emosional. Sementara di Twitter, relasinya antara follow dan follower. Saat memposting update di Facebook, hanya orang-orang yang menjadi teman saja yang bisa mengomentari. Sementara di Twitter, siapa saja bisa ikut nimbrung.

    Bagi sebagian orang, perbedaan ini menimbulkan pendapat bahwa Tweeps lebih ‘kasar’ dibandingkan Facebooker. Namun saya sendiri tidak menganggapnya seperti itu.
    Kasar itu relatif, menurut saya kasar, belum tentu orang lain berpendapat sama. Di Facebook terlihat lebih sopan karena komunikasinya melibatkan hubungan emosional sedangkan di Twitter tidak harus.