• 10 Nov 2011 /  Tugas No Comments

    Korelasi spearman rank bisa juga disebut korelasi berjenjang, korelasi berpangkat, dan ditulis dengan notasi (rs). Kegunaannya untuk mengukur tingkat atau eratnya hubungan antara dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat yang berskala ordinal, mengetahui tingkat kecocokan dari dua variabel terhadap grup yang sama, mendapatkan validitas empiris alat pengumpul data, dan mengetahui reliabilitas alat pengumpul data yang dimodifikasi dengan William Brown sehingga menghasilkan rumus baru yaitu Spearman-Brown bersimbol (r11) = 2r : 1 + 2r. juga untuk mengukur data kuantitatif secara eksakta yang sulit dilakukan. Data terdiri dari ā€˜nā€™ pasangan sampel acak hasil pengamatan dapat berupa data numerik atau non numerik. Setiap pasangan pengamatan menyatakan dua hasil pengukuran yang dilakukan terhadap objek atau individu yang sama. Metode korelasi Spearman Rank tidak terikat dengan asumsi bahwa populasi yang diselidiki harus berdistribusi normal, populasi sampel yang diambil sebagai sampel maksimal 5 Rumus Korelasi Spearman Rank :

    Keterangan :
    rs = Nilai Korelasi Spearman Rank
    d2 = Selisih setiap pasangan rank
    n = Jumlah pasangan rank untuk Spearman (5 < n < 30)

    Setelah melalui pengujian hipotesis dan hasilnya signifikan, (Ho ditolak), maka untuk menentukan keeratan hubungan bisa digunakan Kriteria Guilford (1956), yaitu : kurang dari 0,20 : Hubungan yang sangat kecil dan bisa diabaikan 0,20 – < 0,40 : Hubungan yang kecil (tidak erat) 0,40 – < 0,70 : Hubungan yang cukup erat 0,70 – < 0,90 : Hubungan yang erat (reliabel) 0,90 – rs-krit

    (sumber: pkukmweb.ukm.my/~tangang/stab2003/Bab8/chapter8.htm)

    Posted by belva @ 9:50 pm