• 08 Sep 2011 /  Tugas

    ada yang tersisa pada perayaan Idul Fitri kali ini yaitu masalah“ribut-ribut”THR dari kementrian Agama yang terlambat cair .  Masih ada yang marah-marah kok bisa ya terlambat? Ada yang bilang  Kementrian Agama tidak profesional, Ada yang menuntut  ganti mentrinya, tapi ada juga yang mendukung keterlamatan THR dari kementrian agama tersebut. Ya,  THR (Ternyata Hari Rabu)  sebagai hadiah dari Pemerintah kali ini melalui kementrian agama memang membuat ribut-ribut yang tak berkesudahan. Malah ada oknum yang memanfaatkan moment THR ini untuk dipolitisir menghujat ormas tertentu yang dibilang tidak kompak, gengsian, ada juga yang salah kaprah bilang Yahudi dibalik ini semua. Ada oknum yang bilang pemerintah indonesia“bodoh”, llau menghujat, mencaci, bikin tulisan-tulisan menyesatkan di media massa baik di dunia nyata maupun maya. Ah, itulah indonesia! Tapi salut dengan Kementrian Agama mereka tidak terpropaganda, Kementrian Bungkam dengan masalah ini. Sebuah tindakan yang sangat“bijak”, supaya masalah tidak berlarut-larut.

    Sumber: kompas, 1 September 2011